Kamis, 03 Juli 2014

Manfaat dan Tujuan Model Cooperative Learning



1.       Manfaat Model Cooperative Learning
Menurut Sri Anitah W, dkk (2007:3.9) manfaat dari belajar kooperatif, diantaranya:
a.    Meningkatkan hasil belajar pembelajar.
b. Meningkatkan hubungan antara kelompok, belajar kooperatif memberi kesempatan kesempatan kepada setiap siswa untuk berinteraksi dan beradaptasi dengan teman satu tim untuk mencerna materi pelajaran.
c. Meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi belajar, belajar  kooperatif dapat membina sifat kebersamaan, peduli satu sama lain dan tenggang rasa, serta mempunyai rasa andil terhadap keberasilan tim.

d.  Menumbuhkan realisasi kebutuhan pembelajar untuk belajar berpikir, belajar kooperatif dapat diterapkan untuk berbagi materi ajar, seperti pemahaman yang rumit, pelaksanaan kajian proyek ,dan latihan memecahkan masalah.
e.  Memadukan dan menerapkan pengetahuan dan keterampilan.
f.   Meningkatkan perilaku dan kehadiran di kelas.
g. Relatif murah karena tidak memerlukan biaya khusus untuk menerapkannya.

Sadker dan Sadker (dalam Miftahul Huda, 2013:66) menjabarkan beberapa manfaat pembelajaran kooperatif. Selain meningkatkan keterampilan kognitif dan afektif siswa, pembelajaran kooperatif juga memberikan manfaat-manfaat besar lain, sebagai berikut:
a.      Siswa yang diajari dengan dan dalam struktur-sruktur kooperatif akan memperoleh hasil pembelajaran yang lebih tinggi; hal ini khususnya berlaku bagi siswa-siswa SD untuk mata pelajaran matematika.
b.     Siswa yang berpartisipasi dalam pembelajaran kooperatif akan memiliki sikap harga diri yang lebih tinggi dan motivasi yang lebih besar untuk belajar.
c.      Dengan pembelajaran kooperatif, siswa menjadi lebih peduli pada teman-temannya, dan diantara mereka akan terbangun rasa ketergantungan yang positif (interpedensi positif) untuk proses belajar nanti.
d.     Pembelajaran kooperatif meningkatkan rasa penerimaan siswa terhadap teman-temannya yang berasal dari latar belakang ras dan etnik yang berbeda-beda.

2.       Tujuan Model Cooperative Learning
Model pembelajaran kooperatif bertujuan agar terdapat efek (pengaruh) diluar pembelajaran akademik, khususnya peningkatan penerimaan antar kelompok serta keterampilan sosial dan keterampilan kelompok.
Menurut Yatim Riyanto (2012:267) kategori tujuan dalam pembelajaran kooperatif adalah:
a.      Individual, keberhasilan seseorang ditentukan oleh orang itu sendiri tidak dipengaruhi oleh orang lain.
b.     Kompetitif, keberhasilan seseorang dicapai karena kegagalan orang lain (ada ketergantungan negatif).
c.      Kooperatif, keberhasilan seseorang karena keberhasilan orang lain, orang tidak dapat mencapaikan keberhasilan dengan sendirian.

Menurut Muslimin Ibrahim dkk, (dalam Trianto, 2011:59) tujuan pembelajaran kooperatif adalah:
a.      Hasil belajar akademik
Pembelajaran kooperatif bertujuan meningkatkan kinerja siswa dalam melaksanakan tugas-tugas akademik, pembelajaran kooperatif dapat memberi keuntungan baik pada siswa kelompok bawah maupun kelompok atas yang bekerja sama menyelesaikan tugas-tugas dalam kelompoknya masing-masing. Siswa kelompok atas akan menjadi pembimbing siswa kelompok bawah.
b.     Penerimaan terhadap Perbedaan Individu
Penerimaan yang luas terhadap orang yang berbeda menurut ras, budaya, kelas sosial, kemampuan, maupun ketidakmampuan merupakan efek penting dari pembelajaran kooperatif. Jadi, pembelajaran kooperatif memberi peluang kepada siswa berbeda latar belakang dan kondisi untuk bekerja saling bergantung satu sama lain.
c.      Pengembangan Keterampilan Sosial
Strategi pembelajaran kooperatif dapat mengembangkan keterampilan sosial siswa. “Keterampilan sosial yang dimaksud dalam pembelajaran kooperatif yaitu: berbagi tuga aktif bertanya, mau menjelaskan ide/pendapat kelompok” (Ibrahim dkk, 2000:7).

Jadi dapat disimpulkan bahwa tujuan dari pembelajaran kooperatif selain untuk penyelesaian tugas-tugas akademik yang dilakukan dengan saling bekerjasama, memunculkan tanggung jawab individu dan kelompok, memunculkan motivasi belajar, menghargai pendapat orang lain, dan dapat bersosialisasi dalam kelompok diskusi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar